UJE

Diajak Uje Makan di Restoran, Besoknya Bencong Shalat Berjamaah di Masjid

BANYAK kisah tentang bagaimana Ustadz Jeffry Al-Buchory atau biasa dipanggil Uje, berdakwah.

Misalnya saja, suatu kali Uje sedang makan siang di sebuah resto pinggiran jalan. Namanya juga tempat makan dekat pinggir jalan, seorang bencong masuk dan langsung mengamen.

“Idih, endang, endang, ada Uje di sindang bow,” ujar si bencong itu. Uje memang terkenal.

“Ayo, sini masuk, duduk di sini,” ujar Uje.

Bencong itu kebingungan.

Uje berujar lagi, “Ayo masuk, duduk di sini sama saya. Kamu belon makan siang kan? Ayo duduk, makan sama saya.”

Si bencong mendadak jadi jaim. Rumpinya langsung hilang. “Maaf Uje, saya tadi udah makan.”

“Udah deh … sama ustadz jangan coba-coba boong. Itu dosa namanya,” samber Uje dengan cepat.

Akhirnya bencong itu duduk satu meja dan makan bareng Uje. “Iya iya, Uje.”

Setelah makan siang, bencong itu bertanya sambil terharu. “Uje, saya mau tanya kenapa Uje nggak malu ajak saya makan bareng?”

Uje tesenyum, kemudian menjawab, “Kenapa saya mesti malu? Kamu kan sama dengan saya, sama-sama mahluk ciptaan Allah. Saya wajib menghargai kamu apa adanya.”

Bencong diam dan makin terharu.

Besoknya bencong muncul di masjid. Tidak memakai make up dan rok. Tapi mengenakan kopiah, baju koko, dan sarung.

Masya Allah…

=============================

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s